Presiden Mesir, Mohamed Moursi.
Rabu, Israel
mengumumkan operasi militer berskala besar di jalur Gaza dan melancarkan
serangkaian serangan udara yang menewaskan beberapa orang.
Presiden Mesir Mohamed Moursi memutuskan menarik duta besarnya (dubes) untuk Israel sebagai protes terhadap operasi militer negara itu di jalur Gaza, kata Juru Bicara Presiden Yasser Ali, Rabu (14/11).
Moursi juga meminta Kementerian Luar Negeri Mesir untuk memanggil dubes Israel di Kairo.
Pada hari Rabu, Israel mengumumkan operasi militer berskala besar di jalur Gaza dan melancarkan serangkaian serangan udara yang menewaskan beberapa orang, termasuk anggota militer HAMAS, Ahmed Al-Jaabari.
Menteri Luar Negeri Mesir Mohammed Kamel Amr mengutuk serangan udara Israel terhadap Jalur Gaza, dan menyerukan "segera dihentikannya" serangan semacam itu.
Pada kesempatan lain, Partai Keadilan dan Kebebasan --sayap politik Ikhawanul Muslimin Mesir-- mengutuk keras pembunuhan Al-Jaabari oleh Israel, demikian laporan kantor berita resmi Mesir, MENA.
Kematian Al-Jaabari, tokoh paling tinggi Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) yang tewas oleh Israel sejak Operation Cast Lead pada awal 2009, diduga akan memicu lonjakan bentrokan antara Israel dan kelompok gerilyawan Palestina di Jalur Gaza tersebut.
Presiden Mesir Mohamed Moursi memutuskan menarik duta besarnya (dubes) untuk Israel sebagai protes terhadap operasi militer negara itu di jalur Gaza, kata Juru Bicara Presiden Yasser Ali, Rabu (14/11).
Moursi juga meminta Kementerian Luar Negeri Mesir untuk memanggil dubes Israel di Kairo.
Pada hari Rabu, Israel mengumumkan operasi militer berskala besar di jalur Gaza dan melancarkan serangkaian serangan udara yang menewaskan beberapa orang, termasuk anggota militer HAMAS, Ahmed Al-Jaabari.
Menteri Luar Negeri Mesir Mohammed Kamel Amr mengutuk serangan udara Israel terhadap Jalur Gaza, dan menyerukan "segera dihentikannya" serangan semacam itu.
Pada kesempatan lain, Partai Keadilan dan Kebebasan --sayap politik Ikhawanul Muslimin Mesir-- mengutuk keras pembunuhan Al-Jaabari oleh Israel, demikian laporan kantor berita resmi Mesir, MENA.
Kematian Al-Jaabari, tokoh paling tinggi Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) yang tewas oleh Israel sejak Operation Cast Lead pada awal 2009, diduga akan memicu lonjakan bentrokan antara Israel dan kelompok gerilyawan Palestina di Jalur Gaza tersebut.
Penulis: Antara/ Nadia Felicia


Tidak ada komentar:
Posting Komentar