Jumat, 16 November 2012

Krisis Gaza Dipicu oleh Propaganda Israel

Foto : Mobil yang dikendarai Jaabari meledak diserang misil (AP)
Foto : Mobil yang dikendarai Jaabari meledak diserang misil (AP)
YERUSALEM - Sejak akhir pekan lalu, perang misil antara Israel dan kelompok bersenjata di Gaza terus berlangsung. Perang itu juga tidak luput dari propaganda Israel di jejaring sosial dan blog.

Pasukan Israel memanfaatkan jejaring sosial Twitter dan YouTube untuk mengkampanyekan serangan ke Gaza dan memberi peringatan ke Hamas. Usai mereka berhasil membunuh komandan militer Hamas Ahmed Jaabari, Israel langsung mengancam para pejabat Hamas lewat Twitternya.


"Kami menyarankan kepada seluruh pejabat tinggi atau rendah di Hamas agar tidak menunjukkan wajahnya dalam beberapa hari ke depan," ujar salah seorang pasukan Israel di Twitternya, seperti dikutip Russia Today, Jumat (16/11/2012).

Sebelum serangan itu berlangsung, pasukan Israel sudah aktif menulis dalam blognya (idfblog.com) dan mengklaim adanya serangan roket dari Gaza ke wilayah selatan Israel. Seorang akademisi dari Harvard Law School, Professor Gabriel Blum, mengatakan bahwa Israel sengaja menggunakan jejaring sosial dan blog untuk menjustifikasi serangannya ke Israel.

Salah satu kabar yang cukup mengejutkan dalam insiden krisis Gaza adalah kabar mengenai Jaabari yang terbunuh akibat serangan misil Israel. Selama ini Jaabari dipandang sebagai seorang pemerakarsa gencatan senjata antara Israel dan kelompok bersenjata di Gaza. Namun pria itu justru tewas dibunuh oleh Israel.

Usai operasi Cast Lead pada 2009 silam, Israel membuat perjanjian dengan Hamas. Bila Jaabari bisa menjamin tidak adanya hujan roket dari Gaza ke Israel, Israel akan melonggarkan akses masuknya dana dan bantuan ke Gaza.

Meski demikian, perjanjian itu hancur beberapa pekan yang lalu. Jaabari turut disalahkan karena muncul kabar mengenai roket yang melintas dari Gaza ke Israel. Jaabari pun akhirnya tewas akibat serangan militer Israel.

SAVE PALESTINE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Data diri

Foto saya
Grobogan, Jawa tengah, Indonesia
Facebook : Riyan Arsenal
free counters