Foto : (AP)
LONDON - Ratusan pasukan Inggris akan
dikerahkan ke Suriah bila krisis kemanusiaan di negara Arab itu semakin
memburuk. Namun tindakan pasukan Inggris itu akan sangat dibatasi.
Kepala Staf Militer Inggris Jendral Sir David Richards mengatakan, pasukannya bisa saja dikirim ke zona perang di Suriah, namun hal itu akan menimbulkan resiko. Inggris bisa saja terseret ke dalam konflik Suriah yang berskala besar.
Pada dasarnya, pasukan Inggris ditugaskan untuk memainkan peranan dengan menyediakan makanan, tempat berlindung, dan bantuan medis di kamp pengungsi. Jenderal Richards kembali menegaskan bahwa, tugas Inggris adalah mewaspadai penyebaran dari dampak konflik internal itu.
"Situasi kemanusiaan pada musim dingin ini akan semakin memburuk dan peristiwa itu jelas mengundang intervensi. Kita bisa membentuk kontingen untuk menyelesaikan masalah ini. Adalah tugas saya untuk memastikan bahwa, kami sanggup mengirimkan bantuan kepada warga," ujar Richards, seperti dikutip Daily Mail, Senin (12/11/2012).
"Satu hal yang sangat penting adalah membendung krisis kemanusiaan ini, sehingga konflik internal ini tidak menyebar ke negara-negara seperti Lebanon, Yordania dan Turki," paparnya.
Richards turut mendukung pemberlakuan "zona aman" di Suriah yang ditujukan untuk melindungi segenap warga sipil. Inggris pun mendesak komunitas internasional agar bekerja sama dan mendukung warga Suriah.
Perkataan Richards muncul setelah Perdana Menteri David Cameron mempertimbangkan adanya langkah militer guna menggulingkan kekuasaan Presiden Suriah Bashar al-Assad. Menteri Pertahanan Philip Hammond juga menegaskan, negara tidak mengesampingkan intervensi militer untuk Suriah. Dan saat ini, sejumlah diplomat Inggris mulai memusatkan perhatiannya untuk menghadapi sikap Rusia dan China terkait isu Suriah.(AUL)
Kepala Staf Militer Inggris Jendral Sir David Richards mengatakan, pasukannya bisa saja dikirim ke zona perang di Suriah, namun hal itu akan menimbulkan resiko. Inggris bisa saja terseret ke dalam konflik Suriah yang berskala besar.
Pada dasarnya, pasukan Inggris ditugaskan untuk memainkan peranan dengan menyediakan makanan, tempat berlindung, dan bantuan medis di kamp pengungsi. Jenderal Richards kembali menegaskan bahwa, tugas Inggris adalah mewaspadai penyebaran dari dampak konflik internal itu.
"Situasi kemanusiaan pada musim dingin ini akan semakin memburuk dan peristiwa itu jelas mengundang intervensi. Kita bisa membentuk kontingen untuk menyelesaikan masalah ini. Adalah tugas saya untuk memastikan bahwa, kami sanggup mengirimkan bantuan kepada warga," ujar Richards, seperti dikutip Daily Mail, Senin (12/11/2012).
"Satu hal yang sangat penting adalah membendung krisis kemanusiaan ini, sehingga konflik internal ini tidak menyebar ke negara-negara seperti Lebanon, Yordania dan Turki," paparnya.
Richards turut mendukung pemberlakuan "zona aman" di Suriah yang ditujukan untuk melindungi segenap warga sipil. Inggris pun mendesak komunitas internasional agar bekerja sama dan mendukung warga Suriah.
Perkataan Richards muncul setelah Perdana Menteri David Cameron mempertimbangkan adanya langkah militer guna menggulingkan kekuasaan Presiden Suriah Bashar al-Assad. Menteri Pertahanan Philip Hammond juga menegaskan, negara tidak mengesampingkan intervensi militer untuk Suriah. Dan saat ini, sejumlah diplomat Inggris mulai memusatkan perhatiannya untuk menghadapi sikap Rusia dan China terkait isu Suriah.(AUL)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar