Tokoh proklamator yang sangat anti kolonialisme dan imperialisme ini
sejak
kecil hanya beberapa tahun tinggal bersama orang tuannya di Blitar
karena saat sekolah dasar beliau tinggal di Surabaya dan indekos di
rumah H Oemar Said Tjokroaminoto (pendiri Sarekat Islam). Kemudian
melanjutkan sekolah di HBS (Hoogre Burger School) dan lulus pada tahun
1920. Setelah lulus beliau melanjutkan ke THS (Technische Hooge School)
yang saat ini bernama ITB (Institut Teknik Bandung) dan lulus pada 25
Mei 1926 dengan gelar "Ir".

